hati. kenapa ia begitu ringan. mudah tertiup kemana saja ia mau.
mengikuti kehendak angin berhembus. dan cenderung mengalir dari suhu rendah ke suhu tinggi.
begitu pula hatiku.
ingin sekali aku tertawakan hatiku. rasanya begitu menggelikan. tak dapat ku sembunyikan... itu sungguh menggelikan..
ah.. sudahlah.. tak perlu aku mengolok hatiku sendiri. tak baik aku. yang pasti ini jadi pembelajaran bagiku untuk menjinakan hati remajaku menjadi lebih dewasa.
tujuanku telah jelas. dan kini aku menujunya. bersama hatiku tentunya.. akan ku bawa ia kesana.. :)
Baru Pemanasan, Rubin Sudah Menemukan Ribuan Asteroid Baru
3 minggu yang lalu